Intel Akan Investasi Rp 1.300 triliun untuk Memproduksi Chip di Eropa

 Intel Akan Investasi Rp 1.300 triliun untuk Memproduksi Chip di Eropa



Poker Aku - Intel berencana untuk mendirikan fasilitas produksi chip baru di Eropa hingga 95 miliar dolar AS atau kisaran Rp1.300 triliun guna menambah kapasitas manufaktur pada saat krisis pasokan chip global.


Chief Executive Officer Intel Pat Gelsinger menyebutkan perusahaan tengah merencanakan dua pabrik chip di lokasi baru di Eropa dan berpotensi memperluasnya lebih jauh dengan meningkatkan total investasi selama sekitar satu dekade sampai dengan 80 miliar Euro (Rp1.300 triliun).


Fasilitas tersebut diprediksi akan memenuhi permintaan semikonduktor bagi komputer, mobil dan juga gadget yang belakangan meningkat.


“Era baru permintaan semikonduktor yang kontinu ini memerlukan pemikiran yang berani dan besar,” ucap Gelsinger saat menghadiri acara industri otomotif di Munich.


Pesaing Intel, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) pada tahun ini juga menyebutkan akan menggelontorkan rekor 100 miliar dolar AS (Rp1.400 triliun) selama tiga tahun ke depan guna meningkatkan kapasitas produksi.


Sementara Samsung pada bulan lalu menyebutkan pihaknya memiliki rencana untuk meningkatkan investasi dengan sepertiga menjadi lebih dari 205 miliar dolar AS selama tiga tahun ke depan yang sebagian bertujuan untuk menjadi pemimpin dalam produksi chip.


Kekurangan chip global sudah memukul kondisi para produsen otomotif. Ford dan General Motors pada minggu lalu menyebutkan mereka membatasi produksi dikarenakan kelangkaan chip. Sementara Toyota pada bulan lalu menyebutkan bahwa kondisi tersebut akan mengurangi produksi sebesar 40 persen di seluruh dunia pada September.


Gelsinger mengatakan pasar keseluruhan untuk chip mobil diprediksi akan berkembang menjadi 115 miliar dolar AS pada dekade selanjutnya, meningkat lebih dari dua kali lipat ketimbang saat ini.


Menurut Intel, bisnis produksi chip perusahaan sudah menjaring pelanggan potensial di Eropa termasuk pada perusahaan otomotif.


Gelsinger memprediksi pasar untuk chip mobil bakal melonjak lebih dari dua kali lipat pada akhir dekade ini. Menurutnya, semikonduktor bakal menyumbang lebih dari 20 persen dari biaya material pada mobil segmen premium baru, naik dari 4 persen pada tahun 2019.


Ekspansi manufaktur Intel di Eropa di bawah kepemimpinan Gelsinger adalah bagian dari upaya untuk membuat Intel sebagai produsen chip utama.


Rencananya, produksi semikonduktor tidak hanya untuk keperluan perusahaan sendiri tetapi juga perusahaan lain seperti raksasa ponsel Qualcomm dan penyedia komputasi awan Amazon.


Gelsinger memulai upaya tersebut pada bulan Maret dengan janji untuk membangun dua pabrik di Arizona dengan biaya 20 miliar dolar AS (Rp285 triliun) dan sejak itu menambahkan upaya perluasan senilai 3,5 miliar dolar AS (Rp49 triliun) di New Mexico.


Lokasi baru pembuatan chip di Eropa pada akhirnya dapat menampung hingga delapan pabrik, kata Gelsinger. Intel juga berencana untuk memutuskan lokasi pabrik baru di AS pada akhir tahun.



Situs Poker Online | Poker88 | Agen Judi Poker Online | Poker Aku

Comments

Popular posts from this blog

Apakah Goku Black Merupakan Versi Terkuat dari Goku?

Kemendagri Minta Seluruh Masyarakat Kibarkan Bendera Satu Tiang Penuh

Pocari Sweat Gelar Ajang Pencarian Bakat Bintang SMA 2021, Hadiahnya Tak Main-main