ADF Serang RD Kongo, Tewaskan 4 Orang
Poker Aku - Sejumlah mobil yang dibakar kelompok ADF di Republik Demokratik Kongo. (twitter.com/KivuSecurity)
Serangan lain terjadi di Republik Demokratik Kongo pada Rabu (1/9/2021) yang menewaskan beberapa orang. Pemerintah setempat menduga pelaku serangan teroris ini dilakukan oleh kelompok militan Islamis, ADF (Allied Democratic Forces).
Baru-baru ini, serangan kelompok ADF telah terjadi beberapa kali di bagian timur DR Kongo yang juga menargetkan warga sipil yang tidak bersalah. Bahkan tahun ini serangan dikatakan semakin intens dan brutal, yang mengakibatkan kematian ratusan orang.
Serangan pemberontak menyebabkan empat orang tewas dan puluhan sandera
https://twitter.com/AmeCoeurRDC/status/1433060790530101249?s=20
Serangan di Republik Demokratik Kongo timur, di provinsi Ituri dan Kivu Utara, telah menyebabkan empat orang tewas dan enam luka-luka. Sementara itu, kronologis penyerangan dilakukan secara membabi buta, setelah konvoi yang terdiri dari belasan mobil disergap sekelompok pria bersenjata lengkap.
Usai menyerang konvoi kendaraan, kelompok penyerang membakar 14 mobil dan dua truk yang digunakan puluhan orang. Usai melakukan serangan, sekelompok terduga pemberontak menyandera belasan orang yang menaiki konvoi tersebut, dilansir Al Jazeera.
Dikutip dari Reuters, berdasarkan informasi dari korban selamat, penyerangan terjadi tanpa pandang bulu saat konvoi kendaraan memasuki desa Ofai. Bahkan korban selamat bernama Malanda Dague mengatakan, "Peluru beterbangan kemana-mana. Salah satu kendaraan konvoi ditabrak lalu dibakar."
Sebanyak 50 orang telah dibebaskan oleh tentara
Hingga saat ini, tentara Kongo telah membebaskan lebih dari 50 orang yang ditahan di Provinsi Ituri. Selain itu, sejumlah operasi militer juga telah dilakukan untuk mencari korban yang disandera oleh kelompok yang diduga sebagai pemberontak Islam ADF yang telah meneror wilayah timur RD Kongo.
Namun, Pemerintah RD Kongo belum mengumumkan berapa banyak orang yang masih hilang dan ditahan oleh ADF. Tetapi anggota parlemen mengatakan sekitar 80 orang diyakini hilang setelah serangan terhadap konvoi 100 kendaraan antara kota Beni dan Butembo, Reuters melaporkan.
Bahkan konvoi ratusan kendaraan itu sebenarnya telah dikawal oleh pasukan penjaga perdamaian PBB dan sejumlah tentara. Namun, sejumlah kendaraan yang terisolir karena kondisi jalan yang buruk akhirnya diserang.
Sementara itu, perwira tinggi militer Letnan Ngongo mengatakan kepada warga untuk mengatur konvoi kendaraan dengan lebih baik karena kondisi jalan yang buruk dan arus kendaraan yang lancar, lapor Africa News.
Serangan pemberontak memicu pertanyaan dari penduduk RD Kongo
Serangan ADF terhadap konvoi kendaraan di Republik Demokratik Kongo memicu kritik dan pertanyaan dari sebagian masyarakat tentang fungsi tentaranya. Seorang koordinator hak asasi manusia, Christian Munanderu berkata, "Apa fungsi tentara kita? Mereka tidak menangkap satu pun pemberontak?"
Pemberontak ADF sebenarnya berasal dari Uganda yang menentang kepemimpinan Presiden Yoweri Museveni dan bertanggung jawab atas kematian ratusan warga sipil di Ituri dan Kivu Utara. Tetapi kelompok militan itu sekarang dianggap sebagai cabang organisasi Negara Islam (IS) di Afrika Tengah dan salah satu kelompok bersenjata paling berbahaya di timur DRC, lapor Africa News.
Dikutip dari Reuters, meski ADF dianggap sebagai cabang ISIS yang berasal dari Timur Tengah. Namun para ahli di PBB belum menemukan bukti nyata bahwa ISIS mengendalikan operasi kelompok ADF.

Comments
Post a Comment