Sekjen PDIP sebut Pilpres 2024 Urusan Megawati, Kader Partai Fokus COVID-19


Sumber foto: pdiperjuangan.id


Poker Aku - Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan, PDIP saat ini masih belum fokus pada Pilpres 2024. Menurut Hasto, masalah Pilpres 2024 merupakan hak prerogatif Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.


“Ada skala prioritas yang lebih penting untuk membantu rakyat. Pilpres 2024 sudah ada tahapannya. Hak prerogatif terkait paslon berada di tangan ketua umum partai, Ibu Megawati Soekarnoputri. Karena itulah disiplin komunikasi ditegakkan," kata Hasto dalam keterangan tertulis, Selasa (15/6/2021).


Kader PDIP diminta fokus dulu penanganan pandemi COVID-19


Hasto mengatakan Pilpres 2024 masih jauh, sehingga fokus kader PDIP saat ini adalah mengatasi pandemi COVID-19 yang mengalami lonjakan di sejumlah daerah. Ia mengatakan para kader harus membantu masyarakat untuk mengatasi virus corona.


“Atas dasar hal tersebut, seluruh anggota dan kader partai ditugaskan untuk fokus membantu rakyat, memaksimumkan gotong-royong, dan tempatkan penanganan COVID-19 sebagai prioritas utama. COVID-19 dan variannya tidak bisa dipandang remeh,” kata Hasto.


PDIP sudah memiliki program untuk membantu penanganan COVID-19


Untuk mengatasi COVID-19, Hasto menyampaikan PDIP telah memiliki berbagai program penanganan pandemi. Program-program tersebut antara lain membantu penegakan disiplin penggunaan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, serta program preventif dengan hidup sehat, meningkatkan daya tahan tubuh.


“Mendorong gerakan menanam tanaman yang bisa dimakan, serta program gotong-royong untuk masyarakat yang terkena COVID-19 untuk terus dilanjutkan. Sebab, partai menyatu dengan urat nadi kehidupan rakyat,” jelasnya.


Megawati akan memilih calon presiden sesuai dengan keinginan rakyat


Sebelumnya, Hasto juga pernah mengatakan bahwa urusan capres dan cawapres pada Pilpres 2024 merupakan keputusan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Menurut Hasto, Megawati akan memilih pemimpin sesuai dengan keinginan rakyat.


“Kehendak rakyat itulah yang akan dibaca oleh Bu Megawati yang punya hak prerogatif dan inipun di dalam memohon terang dari Tuhan yang Maha Kuasa agar memberikan suatu inspirasi terhadap pemimpin ke depan guna membawa kejayaan bangsa ini,” ujar Hasto seperti dikutip dari keterangan tertulis dari PDIP, Sabtu. (12/6/2021).


Soal calon yang akan dipilih, Hasto mengatakan, pada saatnya nanti Megawati akan mengumumkan sendiri. Saat ditanya apakah caleg yang diusung PDIP berdasarkan hasil survei di berbagai lembaga, Hasto tak menjawab lebih jauh.


“Ah, yang jelas bukan saya. Saya membantu Bu Mega membangun partai,” jawab Hasto.


Meski begitu, lanjut Hasto, Megawati dan PDIP memahami hasil survei sebagai instrumen. Megawati sendiri menginginkan pemimpin yang memiliki kemampuan komunikasi politik yang baik.


“Tetapi di luar itu, dia punya tanggung jawab, dia punya kekokohan dalam hal prinsip. Dia punya kemampuan teknokratik dan itu kan harus dipersiapkan, dilakukan dengan sebaik baiknya," kata Hasto.


“Jadi kita tunggu momentum yang tepat dari PDI Perjuangan, dari Bu Mega untuk mengumumkan siapa calon presiden dan wakil presiden,” imbuhnya.

Comments

Popular posts from this blog

Apakah Goku Black Merupakan Versi Terkuat dari Goku?

Kemendagri Minta Seluruh Masyarakat Kibarkan Bendera Satu Tiang Penuh

Pocari Sweat Gelar Ajang Pencarian Bakat Bintang SMA 2021, Hadiahnya Tak Main-main